|
Kamis
MELIA PROPOLIS OBAT SEGALA PENYAKIT
Reaksi Tubuh Terhadap Propolis
Secara medis Propolis juga sudah banyak diteliti dan dibuktikan kehebatannya. Bahkan penelitian-penelitian terbaru semakin membuka tabir keajaiban-keajaiban Propolis dlm membantu penyembuhan berbagai macam penyakit secara efektif dan aman tanpa menimbulkan efek samping.
Lain halnya dengan zat yg terkandung di dlm obat syntetic (buatan) yaitu yg terstruktur kimianya dibuat mirip dengan zat alami aslinya. Obat syntetic ini dapat diproduksi dlm jumlah banyak sehingga harganya murah. Namun obat syntetic dapat mengakibatkan efek samping. Efek samping adalah pengaruh negatif yg bersifat sementara atau permanen dan biasanya tidak berhubungan dengan penyakit yg diderita.
Melia Propolis adalah 100% zat alami yg didlmnya terdapat antibiotika alami bebas racun yg efektif melawan bakteri, jamur dan virus tanpa efek samping.
Namun dlm penggunaannya Propolis terkadang dapat menimbulkan reaksi balik/ tindak balas (healing proses). Reaksi balik adalah hal yg normal, ini adalah pengaruh positif yg disebabkan karena adanya reaksi-reaksi di dlm tubuh yg menandakan bahwa propolis sedang bekerja, dan kondisi penderita sedang mengalami proses penyembuhan atau dinamakan detoksifikasi. Reaksi dan kecepatan reaksi pada setiap orang berbeda.
Propolis cair mempunyai reaksi dengan kecepatan yang luar biasa pada proses penyembuhan. Reaksi propolis untuk penyakit tertentu, dapat dirasakan hanya dalam hitungan menit. Reaksi tersebut kadang-kadang menyebabkan rasa kurang nyaman pada tubuh, jika hal tersebut muncul dan merasa kurang nyaman sebaiknya dosis aturan minum propolis diturunkan terlebih dahulu. mulai dengan dosis 3 tetes propolis 3x sehari, dan setiap hari dinaikan hingga mencapai 7-10 tetes propolis 3x sehari.
Detoksifikasi pengunaan propolis yang umumnya timbul pada pengobatan tertentu bisa dilihat pada daftar di bawah ini. Detoksifikasi merupakan hal yang umum pada proses penyembuhan:
Tabel detoksifikasi propolis:
Lain halnya dengan zat yg terkandung di dlm obat syntetic (buatan) yaitu yg terstruktur kimianya dibuat mirip dengan zat alami aslinya. Obat syntetic ini dapat diproduksi dlm jumlah banyak sehingga harganya murah. Namun obat syntetic dapat mengakibatkan efek samping. Efek samping adalah pengaruh negatif yg bersifat sementara atau permanen dan biasanya tidak berhubungan dengan penyakit yg diderita.
Melia Propolis adalah 100% zat alami yg didlmnya terdapat antibiotika alami bebas racun yg efektif melawan bakteri, jamur dan virus tanpa efek samping.
Namun dlm penggunaannya Propolis terkadang dapat menimbulkan reaksi balik/ tindak balas (healing proses). Reaksi balik adalah hal yg normal, ini adalah pengaruh positif yg disebabkan karena adanya reaksi-reaksi di dlm tubuh yg menandakan bahwa propolis sedang bekerja, dan kondisi penderita sedang mengalami proses penyembuhan atau dinamakan detoksifikasi. Reaksi dan kecepatan reaksi pada setiap orang berbeda.
Propolis cair mempunyai reaksi dengan kecepatan yang luar biasa pada proses penyembuhan. Reaksi propolis untuk penyakit tertentu, dapat dirasakan hanya dalam hitungan menit. Reaksi tersebut kadang-kadang menyebabkan rasa kurang nyaman pada tubuh, jika hal tersebut muncul dan merasa kurang nyaman sebaiknya dosis aturan minum propolis diturunkan terlebih dahulu. mulai dengan dosis 3 tetes propolis 3x sehari, dan setiap hari dinaikan hingga mencapai 7-10 tetes propolis 3x sehari.
Detoksifikasi pengunaan propolis yang umumnya timbul pada pengobatan tertentu bisa dilihat pada daftar di bawah ini. Detoksifikasi merupakan hal yang umum pada proses penyembuhan:
Tabel detoksifikasi propolis:
Detoksifikasi setelah konsumsi Propolis | Permasalahan /penyakit/indikasi |
Bersin, gatal pada hidung | Permasalahan pada hidung, polip atau sinusitis |
Wajah terasa panas, tekanan darah naik sesaat, demam, pusing | Permasalahan pada system sirkulasi darah, darah tingi |
Kulit kaki terasa tebal dan dingin, sebagian badan terasa dingin, jantung berdebar | Tekanan darah rendah, kurang darah |
Susah buang air besar, mencret, berak berlendir, berak berdarah | Radang pada usus besar, gangguan pada usus, hemoroid |
Mual, sering buang air besar, muntah | Obesitas, gangguan pada lambung, proses penyembuhan gangguan pencernaan. |
Bengkak, gatal | Alergi |
Muncul kotoran pada mata, gatal, keluar air mata | Gangguan pada mata |
Mimpi buruk, gelisah, susah tidur | Gangguan pada system syaraf dan kepala |
Lelah, susah tidur, sakit pada sendi | Gangguan pada persendian, proses penyembuhan rheumatik |
Pegal-pegal | Proses pembuangan racun dan pembersihan zat-zat dalam pembuluh darah |
Kejang-kejang | Proses penyembuhan peradangan ginjal. |
Bèsèr | Proses pembuangan racun lewat air senih |
Kulit mengeras, muncul jerawat | Permasalahan pada kulit |
Rasa sakit pada punggung, sakit didada | Permasalahan pada jantung |
Mual, letih, keringat dingin | Permasalahan pada perut |
Keletihan, ngantuk | Permasalahan pada hati |
Bengkak kaki, skt pinggang, susah buang air kecil | Permasalahan ginjal |
Batuk, kedinginan, sakit kerongkongan, demam | proses pengeluaran racun lewat dahak dan perbaikan fungsi paru-paru, permasalahan pada paru-paru, asma |
Demam, susah tidur, terdapat pembengkakan, ada pendarahan, tinja berwarna hitam | Tumor, cancer, proses pengikatan virus dan bakteri atau indikasi bahwa di dalam tubuh teralu banyak virus dan bakteri. |
Ngantuk, diare, gula darah naik, selera makan turun | Permasalahan Hati, limpa, pankreas, proses penyembuhan fungsi hati dan detoksifikasi tubuh. |
Haus, keringat berbau, kenaikan kadar gula sesaat. | Gangguan pada pancreas, diabetes |
Langganan:
Entri (Atom)